BANDUNG - Terletak di ketinggian 850 mdpl, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menawarkan lanskap subur yang sangat ideal untuk budidaya sayuran. Mayoritas warga Desa Cikitu menggantungkan hidup pada sektor pertanian, dengan komoditas unggulan seperti daun bawang dan padi yang tumbuh subur berkat iklim yang mendukung. Pemandangan hamparan hijau kebun daun bawang dan petak sawah padi menjadi keseharian yang membanggakan bagi masyarakat setempat.
Menyadari potensi besar sekaligus tantangan yang dihadapi para petani, Kopka Agus Ramdani, selaku Babinsa Desa Cikitu dari Koramil 2416/Pacet, tidak tinggal diam. Ia secara aktif berperan sebagai jembatan yang menghubungkan para petani dengan Dinas Pertanian setempat. Tujuannya adalah untuk memberikan pendampingan dan solusi inovatif, tak terkecuali dengan menekankan pentingnya bertani yang selaras dengan alam.
Pendekatan ini mencakup edukasi agar praktik pertanian tidak merusak kawasan hutan dan mendorong penggunaan pupuk organik. Langkah ini diambil demi menjaga kesuburan tanah di wilayah Pacet agar tetap lestari untuk generasi mendatang. Kopka Agus Ramdani meyakini bahwa menjaga alam adalah investasi jangka panjang bagi keberlanjutan pertanian.
Lebih lanjut, Babinsa Desa Cikitu secara rutin menjalin kerjasama dan berkolaborasi dengan para penyuluh dari Dinas Pertanian. Diskusi intensif mengenai teknik bertani yang efektif dan ramah lingkungan menjadi agenda rutin. Harapannya, kolaborasi ini mampu menghasilkan panen yang melimpah, sekaligus memastikan kelestarian alam tetap terjaga. Ia merasa bangga melihat senyum petani saat hasil panen memuaskan, terlebih saat mereka juga sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.

Updates.